Yakinkan semua itu indah
“ Sesuatu yang manis jangan buru buru ditelan karena itu bisa jadi menyakitkan “
Dan
“Sesuatu yang pahit jangan buru buru di muntahkan karena bisa jadi itu obat “
Inspirasi untuk menulis tentang hal ini dimulai dari sindiran seorang teman yang melihat diri ku dan hidup ku terlalu monoton .
Terkesan terlalu pintar menutupi segala macam problema yang akhirnya hal ini hanya mempersulit aku di kemudian hari .
Setiap ada permasalahan selalu berusaha untuk berlari , menghindari problema ,
“aku gak pantas dapatkan hal ini “
“ Aku harus menghindar dan lari “
Banyak orang selalu mengungkit kenangan buruk yang terjadi dalam hidupnya , kesedihan , kemarahan , pertengkaran , kebrutalan , perceraian dan terakhir perpisahan .
Berusaha mengubur dalam dalam segala kenangan yang menyesakkan otak dan membuat sedikit gangguang pada psikis dan bathin . Mulai beranggapan bahwa pengalaman buruk itu adalah hal ternista , hal itu hina , hal itu buruk , jelek , dan rugi , sadis , blaaa………blaaa……..blaaaaaaaaaaaaa
Aku sendiri sebagai manusia bisa merasakan hal seperti ini terjadi di keseharian hidup ku .
Hal itu akan “stuck” menjadi suatu penyesalan tanpa ada jalan keluar bila aku biarkan begitu saja
Tapi seorang “Itha “ akan membuktikan bahwa dia sudah beranjak menjadi dewasa , dan tidak akan membuat segala sesuatu monoton baik pemikiran ketika masih kanak kanak , remaja , dewasa maupun nanti di hari tua. Mulai positif thinking dan positif feeling , anggap setiap hal buruk adalah hal manis , sekalipun kenangan buruk itu berusaha untuk di hapuskan , ditambah lagi keinginan kita untuk berusaha melupakan , menumpukan kenangan itu di sela sela memori otak yang mana hal itu akan terdesak lebih ke dalam sehingga seiring waktu akan terkubur dan terbayang hanya ingatan semu semata, 10 -15 tahun mendatang , aku akan mulai berfikir betapa bodohnya aku saat itu , padahal hal itu seharusnya bisa dengan kepala jernih dan perasaan senang aku lewati. Dan sadar bahwa hal itu sangatlah lucu untuk di lewati .
Kuncinya yakni tetap berfikir positif

Tidak ada komentar:
Posting Komentar